Image
SRC17-800
17″ NTSC/PAL 800TVL, OSD 3ch Auto, Audio
More info
Image
SRC21-500
21″ NTSC/PAL 500TVL, OSD, 3ch, Audio, O/U Scan
More info
Image
SLD15-01
15″ TFT LCD, PAL/NTSC, VGA/Video & S-Video Input
More info
Image
SLD19-01
19″ TFT LCD, PAL/NTSC, VGA/Video & S-Video Input
More info

Monitor CCTV

Hampir di setiap ruang publik seperti mall, kantor, bank, dan bandara terpasang kamera CCTV. Sebuah CCTV Camera berfunsi sebagai alat identifikasi dan pelengkap sistem pengawas keamanan. Agar lebih efektif tentunya sistem CCTV harus diawasi oleh seorang operator. Dalam sebuah ruang kontrol keamanan bandara bisa terdapat puluhan bahkan ratusan kamera CCTV. Untuk dapat mengawasi keamanan suatu lokasi secara keseluruhan tentu diperlukan monitor CCTV yang mampu menampilkan semua kamera CCTV yang terpasang.

Ruang kontrol bisa memiliki banyak layar monitor CCTV untuk pengawasan keamanan yang efektif. Agar pengawasan ini mampu mendeteksi suatu rencana kejahatan diperlukan fitur teknologi CCTV yang dapat membantu mendeteksi hal ini. Fitur yang dapat mendeteksi pergerakan arah berlawanan bisa sangat berguna di bandara untuk mendeteksi jika seseorang mencoba untuk masuk kembali ke dalam pesawat. Teknologi lainnya yang yaitu fitur yang dapat mendeteksi benda seperti tas yang ditinggalkan untuk waktu yang lama untuk mencegah aksi teroris seperti pemboman.

Pengawasan CCTV secara aktif adalah tugas yang sangat menuntut kerja otak. Mengawasi kamera CCTV membutuhkan seseorang untuk duduk di belakang layar dengan fokus tinggi. Umumnya seorang manusia hanya mampu selama 30 sampai 40 menit memantau secara efektif apa yang terjadi di suatu lingkungan yang sangat kompleks. Untuk pengawasan khusus, seorang operator hanya bisa fokus pada 1 hingga 2 monitor CCTV pada suatu waktu. Seorang operator yang baik juga harus memiliki kemampuan untuk membedakan warna, menangkap suatu pergerakan, mengenali suatu pola dan anomali, serta memiliki ingatan yang baik.

Operator pengawas Monitor CCTV juga harus memiliki keterampilan pengamatan yang baik, termasuk kemampuan untuk mendeteksi, fokus dalam menggunakan penglihatan serta memiliki intelegensi dalam mengakses informasi yang baik. Seorang operator yang mengerti apa yang terjadi di lingkungannya dapat mendeteksi individu yang sedang berencana untuk melakukan kejahatan, lalu melakukan aksi intervensi untuk mencegah kejahatan yang akan terjadi.