Wireless Smoke Detector alarm SM-3S

SM-3S

Wireless Smoke Detector

Wireless Smoke Detector SM-3S adalah detektor asap tanpa kabel yang akan mengingatkan Anda saat muncul asap untuk peringatan terjadinya kebakaran. Dengan dilengkapi baterai 9V, alarm kebakaran ini cocok digunakan untuk rumah, kantor, hingga gudang dan pabrik. Anda tidak perlu khawatir tentang instalasi kabel yang rumit. Cukup masukkan baterai dan pasang perangkat pada tempat yang anda inginkan maka bahaya terjadinya kebakaran akan cepat terdeteksi.

Spesifikasi

Alarm Sound Level : 85dB @3m
Indicator Light : LED flashes every 45 seconds
Battery : beep every 45 seconds
Current Drain : 6.5uA @ standby, 24mA @ activation
Battery Life : approx 2 years
Actuation Indicator : LED ON, Buzzer ON
Size : 140 x 45 mm (h)
Weight : approx 288g

Detektor Asap (Smoke Detector)

Detektor asap adalah perangkat untuk mendeteksi adanya asap biasanya sebagai indikator kebakaran. Pada perangkat keamanan komersial, jenis detektor asap akan mengirimkan sinyal ke panel kontrol sebagai bagian dari sistem alarm kebakaran. Sementara detektor asap di perumahan umumnya akan langsung mengeluarkan alarm suara lokal dari detektor itu sendiri. Di Amerika Serikat, Asosiasi Pencegahan Kebakaran memperkirakan bahwa hampir dua pertiga dari kematian akibat kebakaran rumah terjadi pada rumah tanpa detektor asap.

Sebuah detektor asap biasanya ditempatkan dalam penutup plastik berbentuk cakram berukuran diameter sekitar 150 mm dan tebal 25 milimeter, namun bentuknya dapat bervariasi pada masing-masing produsen. Kebanyakan detektor asap bekerja dengan deteksi optik (fotolistrik) atau dengan proses fisik (ionisasi). Tipe detektor asap lainnya menggunakan kedua metode deteksi tersebut untuk meningkatkan sensitivitas atas asap. Alarm yang sensitif juga dapat digunakan untuk mendeteksi orang yang merokok di tempat non-smoking area. Detektor asap pada bangunan komersial, industri, dan perumahan besar biasanya didukung oleh sistem alarm kebakaran yang terpusat. Sistem pencegah kebakaran ini biasanya didukung oleh tenaga baterai cadangan. Sedangkan dalam banyak rumah keluarga kecil, alarm asap biasanya hanya menggunakan baterai tunggal sekali pakai.

Cara Memasang Detektor Asap

Detektor asap adalah salah satu cara yang paling mudah, memiliki harga murah dan penting untuk melindungi keluarga Anda dari ancaman kebakaran rumah. Hal pertama yang harus anda lakukan setelah memasang detektor asap adalah membaca buku manualnya. Beberapa jenis alarm untuk mendetesi asap memiliki cara kerja yang berbeda. Anda perlu benar-benar memahami bagaimana model detekter asap yang anda miliki bekerja. Pastikan Anda menggunakan baterai baru untuk alarm asap Anda. Setelah diinstal, tekan tombol tester. Tergantung pada merek alarm, Anda akan mendengar bunyi bip pendek, beep panjang, atau bunyi bip berulang terus menerus untuk memberi tahu bahwa mereka sedang bekerja.

Penempatan detektor asap yang paling ideal untuk setinggi tempat tidur anda (setinggi hidung atau mulut ketika Anda tidur). Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan Anda akan adanya bahaya asap ketika Anda sedang tidur. Tapi dalam prakteknya, banyak keluarga tidak dapat memasang alarm asap pada ketinggian ini karena mudah diraih anak-anak, hewan peliharaan, dan aktivitas sehari-hari lainnya yang dapat mempengaruhi fungsi detektor. Jika itu yang terjadi, pasanglah alarm asap Anda pada langit-langit atau di dinding yang jauh dari jangkauan tangan. Bila dipasang di dinding, tempatkan detektor asap dalam jangkauan lengan dan setidaknya 15 cm dari sudut ruangan. Jangan tempatkan alarm asap di dekat AC atau saluran pemanas karena bisa mengganggu aliran asap yang dibutuhkan untuk mengaktifkan alarm.

Tempat Memasang Detektor Asap yang Tepat

Detektor asap dapat menyelamatkan nyawa anda, tetapi hanya jika mereka bekerja dengan baik. Lakukan pengecekan rutin setiap bulannya. Penempatan detektor asap yang tepat akan tergantung pada tata letak dan ukuran rumah Anda. Paling tidak Anda harus menginstal satu alarm asap di setiap lantai, satu di dekat dapur (tapi jangan letakkan di atas kompor). Untuk amannya, tempatkan alarm di setiap kamar tidur, di lorong menuju kamar, satu di dekat dapur, dan daerah strategis lainnya dari rumah Anda.

Memeriksa Detektor Asap

Alarm asap harus di cek rutin dan jangan lupa untuk mengganti baterainya. Sebaiknya periksa alarm asap sebulan sekali, biasanya sambil membersihkan rumah. Anda juga harus menukar baterai tua dengan yang baru setidaknya 1-2 kali setahun.

Brochure

.jpg
Image module