CCTV Camera

AHD Dome SDC-AHS322
AHD
AHD Camera
More info
IP Wifi Camera SWC-IP720PT
IP
IP Camera
More info
IP Speed Dome Camera SSD-AHG 12MS
Speed Dome
Speed Dome Camera
More info
Explosion Proof Camera SMPT-EX-PTZ2
Explosion Proof
Explosion Proof Camera
More info
Image
Camouflage
Camouflage Camera
More info
Image
Box / Standard
Box / Standard Camera
More info

Jenis Kamera CCTV

Ada berbagai jenis kamera CCTV. Secara umum CCTV adalah kamera yang dapat menghasilkan gambar atau rekaman untuk keperluan pengawasan di tempat umum, seperti di supermarket, sekolah, pabrik, gudang dan sebagainya. Karena kinerja pengolahan gambar yang andal, CCTV kamera dapat juga digunakan di bank dan sistem transportasi yang memerlukan definisi gambar yang tinggi. Penemu kamera CCTV adalah Marie Van Brittan Brown. Suatu CCTV kamera dapat menghasilkan gambar atau rekaman untuk berbagai kebutuhan seperti pengawasan dan keamanan suatu lokasi. Kamera CCTV dapat berupa kamera video, atau kamera digital. Kamera video bekerja dengan mengirimkan sinyal analog atau digital ke media penyimpan seperti video tape recorder atau hardisk komputer.

Tipe Kamera CCTV

CCTV kamera analog

Jenis kamera CCTV analog dapat merekam langsung sinyal analog sebagai gambar ke video tape recorder. Jika sinyal analog direkam pada tape recorder, maka rekaman harus dijalankan pada kecepatan yang sangat lambat untuk beroperasi secara terus menerus. Agar satu kaset rekaman berdurasi tiga jam dapat berjalan selama 24 jam biasanya diatur dengan kecepatan sekitar empat frame per detik.

Sinyal analog juga dapat dikonversi menjadi sinyal digital untuk memungkinkan rekaman dapat disimpan pada hardisk komputer. Untuk itu jenis kamera CCTV analog harus dipasang langsung ke video cared di komputer yang akan mengubah sinyal analog ke digital. Video Card ini memiliki harga yang relatif murah namun sinyal digital yang dihasilkan umumnya dalam bentuk kompresi MPEG agar hasil rekaman video dapat disimpan secara terus menerus. Cara lain untuk menyimpan rekaman CCTV adalah pada media non-analog yaitu menggunakan perekam video digital (DVR – Digital Video Recorder).

DVR khusus untuk penggunaan kamera CCTV umumnya membutuhkan perawatan yang relatif mudah dengan pengaturan yang sederhana. Beberapa jenis DVR juga memungkinkan penyiaran digital dari sinyal video sehingga berfungsi seperti kamera jaringan. Jika perangkat tersebut bisa menyiarkan video tetapi tidak merekamnya maka ia disebut video server. Suatu video server efektif untuk membuat sinyal video dari cctv kamera analog menjadi TV jaringan.

Jenis Kamera CCTV Digital

CCTV Kamera digital tidak memerlukan kartu video capture karena ia bekerja menggunakan sinyal digital yang dapat disimpan langsung ke hardisk komputer. Menyimpan rekaman digital terkompresi akan memakan sejumlah besar ruang hard drive dalam komputer anda. Jenis kamera CCTV digital multi-megapixel dapat menangkap gambar video pada resolusi hingga 11 Megapiksel. Berbeda dengan kamera analog, kualitas gambar beresolusi tinggi dapat diperoleh dengan jenis CCTV kamera terbaru. Karena resolusi yang jauh lebih tinggi maka ia dapat digunakan pada area yang luas yang biasanya memerlukan beberapa buah kamera analog.

Network CCTV Kamera (Kamera CCTV Jaringan)

Dalam sebuah kamera CCTV jaringan terdapat adaptor jaringan, power supply, CPU, encoder dan sensor gambar. Jenis kamera CCTV jaringan (IP camera) dapat berupa kamera analog atau digital video yang memiliki alamat IP sehingga mampu menyiarkan video bahkan audio. Kamera jaringan tidak memerlukan output sinyal analog sehingga resolusinya lebih tinggi dari CCTV kamera analog biasa. Kamera CCTV analog umumnya menghasilkan video dengan resolusi PAL 768 × 576 piksel atau NTSC 720 × 480 piksel. Sedangkan kamera jaringan memiliki resolusi VGA 640 × 480 piksel, SVGA 800 × 600 piksel atau quad-VGA 1280 × 960 piksel.

Sebuah kamera analog atau digital yang terhubung ke video server dapat berfungsi sebagai kamera jaringan. Namun untuk ukuran gambar yang dihasilkan akan bergantung pada lensa dan sensor gambar pada jenis kamera CCTV tersebut. Jenis Kamera CCTV jaringan atau IP Camera dapat digunakan sebagai solusi pengawasan yang murah. Network CCTV hanya memerlukan satu kamera jaringan, beberapa kabel Ethernet dan satu buah komputer. Namun instalasi Kamera CCTV digital yang lengkap membutuhkan kamera jaringan, DVR, serta komputer yang dilengkapi dengan software khusus dan monitor CCTV.

Meskipun memiliki beragam ukuran, kualitas gambar, bidang pandang, dan rentang gerak, seumua kamera CCTV melakukan satu fungsi dasar yaitu memberikan gambaran tentang apa yang terjadi dalam bidang pandangnya. Kamera akan menampilkan aksi langsung secara real time atau merekam semuanya untuk dilihat kemudian. Beberapa sistem kamera bahkan dapat diatur oleh penggunannya untuk memantau dan mengendalikan kamera keamanan mereka secara online.

Bagaimana Kamera CCTV Bekerja?

Selain untuk membantu menangkap pencuri, CCTV juga bisa membantu menghentikan calon penjahat yang akan masuk ke suatu properti. Kamera bekerja sebagai pencegah ketika calon pencuri yang melihat keberadaan CCTV kemudian memutuskan untuk tidak masuk ke rumah Anda karena takut dengan risiko tertangkap. Dengan pemikiran tersebut, membuat kamera pengintai terlihat jelas di properti Anda adalah ide yang baik.

Selain itu anda juga mungkin memerlukan beberapa kamera tersembunyi karena pencuri yang berpenglaman mungkin akan mencoba untuk menutup pandangan kamera atau merusak kamera yang mereka lihat. Untuk membantu menentukan kombinasi jenis kamera CCTV terbaik untuk kebutuhan Anda, berkonsultasilah dengan pakar keamanan dari salah satu perusahaan CCTV yang ada dikota anda.

Surveillance Camera vs Security Camera

Meskipun istilah tersebut tampaknya memiliki arti yang sama, ada sedikit perbedaan diantara keduaanya. Bedanya adalah apakah kamera tersebut bersifat pasif atau aktif. Surveillance Camera bersifat pasif. Ia akan mengamati dan merekam apapun yang terjadi di bidang pandang mereka. Sedangkan Security Camera bersifat aktif. Ia akan mengingatkan user atas kejadian tak terduga dalam bidang pandang mereka.

Perbedaan ini bisa berpengaruh besar tergantung pada situasi tertentu. Misalnya jika kamera pengawas hanya bisa mengirimkan video ke monitor yang bisa dilihat oleh penjaga keamanan, maka fungsi sebagai kamera keamanan akan bergantung dari respon sang user. Bila sang penjaga kebetulan sedang lengah maka tindakan pencegahan dan penanganan akan sulit dilakukan. Sedangkan kebanyakan Security Camera modern sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi gerakan dan mengirim notifikasi ke pemilik atau pihak berwenang melalui sms, email hingga bunyi sirine.